Mengenal Sejarah Bank Sentral Indonesia dan Perkembangan Bentuk Uang Indonesia

bank bank
Indonesia memiliki bank sentral yaitu Bank Indonesia. Didirikannya bank Indonesia merupakan bentuk untuk menjaga kestabilan mata uang Indonesia yakni rupiah. Bank Indonesia memiliki tugas, dn tanggung jawab yang berbeda jika dibandingkan dengan bank konvensional lainnya. Jika kalian ingin mengenal lebih jauh mengenai bank Indonesia, kalian bisa mengunjunginya yang sudah tersebar di beberapa wilayah. Museum Bank Indonesia Di Museum bank Indonesia ini kalian bisa mempelajari banyak hal ula dari tokh-tokoh penting, perjalanan bank Indonesia, dan perkembangan bentuk uang dari waktu ke waktu. Museum bank Indonesia ini terletak di Jakarta yang bisa kalian kunjungi sebagai tempat wisata yang mengandung banyak pelajaran. Tak hanya informasi seputar Indonesia, di dalam museum Bank Indonesia ini kalian juga akan menemukan informasi mata uang dari berbagai negara. Seru bukan ? Sejarah didirikannya Bank Indonesia Bank Indonesia pertama kali didirikan pada tahun 1828 pada masa pemerintahan Hindia – Belanda. Dahulu bank Indonesia ini didirikan dengan nama De Javasche Bank yang berfungsi untuk mencetak dan menegdarkan uang agar dapat digunakan untuk alat jual – beli. Pada masa Hindia – Belanda, bank sentral memiliki 3 fungsi yakni perbankan, moneter, dan pembayaran. Selain untuk mencetak dan mengedarkan uang, bank sentral Indonesia ini juga digunakan untuk membantu menaikkan taraf hidup masyarakat dan menjaga nilai rupiah tetap stabil dan mengalami peningkatan nilai mata uang. Seiring dengan perkembangan bank konvensional yang ada di Indonesia, bank sentral ini hanya memiliki satu tugas utama yaitu menjaga kestabilan nilai mata uang rupiah dengan tiga pilar utama yakni : Mengesahkan kebijakan moneter Dalam sistem pembayaran, bank sentral sebagai pengatur kelancaran Menjaga kestabilan uang Selain itu ada beberapa tugas pendukung yang harus dilakukan oleh bank sentral Indonesia yaitu : Menjaga kestabilan nilai mata uang terhadap barang dan jasa dalam negri Menjaga kestabilan nilai mata uang terhadap mata uang negara lain (mata uang asing) Mengawasi seluruh bank yang ada di Indonesia Menyimpan kas negara Melakukan bantuan dana bagi bank konvensional yang mengalami krisis ekonomi Setelah mengetahui sejarah dan fungsi didirikannya bank sentral ini, kalian juga harus tau mengenai koleksi mata uang yang ada dalam bank Indonesia dampai saat ini yang kita kenal sebagai alat jual – beli. Berikut ini ada informasi seputar perkembangan bentuk uang Indonesi dari zaman ke zaman. Oeang Repoeblik Indonesia (ORI) Ori, merupakan mata uang pertama yang dicetak oleh bank Indonesia pada zaman setalah kemerdekaan pada 29 oktober 1946 yang disiarkan oleh Mohammad Hatta, Wakil Presiden Indonesia pertama. Karena termasuk kedalam mata uang pertama yang dimiliki Indonesia, pembuatan mata uang ini masih menggunakan kualitas yang sederhana dan cukup rapuh. Ada beberapa bentuk uang Ori : Ori I (1946) Ori II (1947) Ori III Ori IV Uang Rupiah Orde Baru Uang rupiah orde baru ini diluncurkan pada tahun 1968 dan diedarkan tepat ditanggal 8 januari 1968 yang ditandatangani oleh gubernur bank Indonesia. Seri uang orde baru ini menggambarkan seri Sudirman yang memiliki 11 mata uang pecahan. Uang Rupiah (1975) Pada tahun 1975, uang rupiah kembali mengalami perubahan dengan gambar dari satu pecahan ke pecahan lain mengalami perbedaan. Bukan hanya gambar tokoh penting tetapi juga menggambarkan seluruh budaya di Indonesia seperti para nelayan, candi Indonesia, dan lainnya. Uang rupiah (1992) Mata uang di tahun 1992 mengalami perubahan dengan menggunakan perpaduan warna yang terbilang sangat soft. Bahan yang digunakan sudah jauh lebih baik dari mata uang sebelumnya dan menggunakan sistem pengamanan yang jauh lebih aman dan akurat. Uang Rupiah Orde Reformasi Pada orde reformasi, mata uang Indonesia juga mengalami perubahan yang tampil dengan berbagai gambar yang memudahkan masyarakat untuk membedakan setia pecahan. Tamil dengan desain yang jauh lebih elegan dan terkesan mewah. Pada mata uang ini uga sudah menggunakan logo plastic merah yang menjadi ciri has mata uang rupiah. Uang rupiah (2019) Pada masa pemerintahan Jokowi, Bank Indonesia membuat pecahan mata uang baru untuk memperingati kemerekann Indonesia yang ke 75. Mata uang ini tampih dengan desain yang sangat mewah dan dicetak secara terbatas yang hingga saat ini masih dicari oleh masyarakat. Itulah sejarah singkat tentang Bank Sentral Indonesia dan perkembangan mata uang Indonesia dari awal kemerdekaan hingga saat ini.