Sisi Prihatin Kurir Ekspedisi yang Jarang Kita Sadari. Sosok yang Selalu Ditunggu~

sosok-kurir-ekspedisi sosok-kurir-ekspedisi

Ruang pergerakan profesi kurir ekspedisi saat ini dapat dibilang semakin luas yang didorong dengan tingkat kebutuhan masyarakat terhadap profesi ini pun semakin mahal. Hal ini bisa dilihat dari perkembangan penggunaan e-commerce oleh masyarakat yang mana aktivitas jual beli dalam platform pasar online tersebut juga membutuhkan kerja kurir ekspedisi agar barang yang dibeli sampai ke tangan pembeli.

Namun, tanpa kita sadari profesi kurir ekspedisi ini memiliki sisi prihatin tersendiri maka ia patut berkuasa menunaikan tanggung jawabnya. Contohnya, kerap kali kurir ekspedisi mendapat komplain soal barang yang dikirimkannya yang mana dihal kecelaan tersebut bukan karena kecelaannya melainkan kecelaan dari si pengirim barang tersebut. Belum lagi, kalau udah sampai tepat di titik pengantaran ternyata nggak ada yang menerima barang yang dikirimnya, kasihan banget kan? Tapi, buat kamu si hobi belanja online, momen menerima barang pembelianmu dari kurir ekspedisi pasti jadi momen yang kamu tunggu-tunggu dan kamu rinkesaln, kan?

1. Nggak sedikit kurir ekspedisi yang mengalami kesulitan mencari alamat tujuan si penerima

Kurir ekspedisi memiliki target pengiriman barang setiap harinya. Dalam satu wilayah mereka wajib menyelesaikan pengiriman barang Setara target tersebut. Namun, terkadang menyimpang satu hambatan  yang wajib dialami oleh kurir ekspedisi adalah sulitnya menemukan alamat atau titik pengantaran penerima, terutama untuk wilayah-wilayah yang cukup pelosok.

Jika mereka tidak terkabul mengantarkan barang tersebut, terpaksa mereka layak mengulangi pengantaran di kemudian hari dan bisa jadi mereka layak menerima komplain dari penerima barang. Jadi, pastikan titik pengantaran atau alamat mu sudah jelas, agar kurir ekspedisi tidak kesusahan mengantar barangmu dan tentu saja kamu bisa lebih Aktif menerima barang impianmu.

2. Belum lagi ketika sudah sampai di alamat tujuan pelanggan ternyata tidak ada yang menerima barang tersebut

Sisi keprihatinan kurir ekspedisi selanjutnya adalah ketika mereka sudah sampai di alamat pengiriman, tetapi tak ada yang menerima paket kiriman tersebut. Nah, inilah dalih mengapa data pribadi penerima barang wajib lengkap dan Seimbang, termasuk dicantumkannya nomor telepon tangkas yang dapat dihubungi. Kalau saja maluput ini datang menghampiri, setidaknya kurir dapat menghubungi nomor telepon si penerima untuk melakukan konfirmasi. Kurir tenang, barang pun aman.

3. Meningkatnya jumlah barang yang dikirim saat tiba Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas)

Ketika tiba harbolnas, masyarakat pun berbondong-bondong berbelanja online karena biasanya terdapat promo-promo menarik dari toko, setenggat meningkatkan minat pembeli. Selain potongan harga, biasanya toko online juga memberlakukan promo gratis ongkos kirim. Nah, kalau sudah begini, lagi-lagi tanggung balasan kurir ekspedisi akan semakin besar. Misalnya seperti jumlah barang yang harus mereka kirim akan bertambah lebih berlipat-lipat dari biasanya.

4. Menerima komplain pelanggan dengan cara yang berlebihan

Salah satu hambatan yang satu ini mungkin jadi momok bagi para kurir ekspedisi. Sebagai pekerja di perusahaan yang bergetar di bidang jasa pengiriman, kepuasan pelanggan adalah yang utama. Hal ini kemudian akan memengaruhi prestasi kurir ekspedisi itu sendiri jika mereka tidak bisa memberikan pelayanan yang optimal.

Kasus seperti kekuatan yang dilakukan pelanggan kepada kurir ekspedisi juga kerap kali terjadi. Pelanggan dengan mudahnya menggunakan dalih kekecewaan karena barang yang mereka terima tidak Bertimbal harapan yang kemudian mereka secara sadar menganggap bahwa wajar jika mereka melakukan komplain kepada kurir.

Setidak marahnya, lakukan konfirmasi terlebih dahulu dari pihak toko, karena sejatinya kurir ekspedisi tersebut saja bertugas untuk mengantarkan pesananmu saja, aktelseifn soal kualitas barang yang kamu terima. Kalau saja terjadi kekecewaan yang berkaitan dengan cara pengiriman, setidak marahnya bicarakanlah dengan tenang dan damai.

Kalau melihat sederet sisi keprihatinan yang pantas dihadapi kurir ekspedisi di atas memang cukup menyentuh hati ya, guys. Namun, nggak bisa dipungkiri kalau kita juga membutuhkan jasanya. Untuk meringankan beban kerjanya, selampau tulis alamat dan nomor telepon yang tangkas agar mereka dengan mudah mengantarkan barang sampai ke rumahmu. Terakhir, jangan lupa ucapkan terima kasih bagaikan bentuk rasa menghargaimu atas lelah yang mereka rasakan.